RSS

Kamis, 08 September 2011

Jilbabku Ujianku

Marissa, remaja 13 tahun yang duduk di bangku kelas satu SMP. Enam bulan yang lalu, saat tahun ajaran baru orang tua marissa memasukkan Marissa ke SMP Negeri. Sedangkan teman-temannya masuk ke sekolah Madrasah. Marissa heran kenapa dia dimasukkan ke SMP, karena dia paham kalau orang tuanya punya landasan agama yang kuat. Rasa ingin tahunya yang kuat, Marissa menanyakan pada Uminya kenapa ia dimasukkan ke SMP. “Umi, kenapa aku masuk SMP? Sedangkan teman-teman aku masuk Madrasah,” Tanya Marissa. “ Umi bukan ga mau menyekolahkan kamu di Madrasah, tapi Umi tidak suka melihat kebanyakan anak-anak putrinya yang masih tidak pakai jilbab dalam kesehariannya. Ke sekolah pakai jilbab, sekolah selesai jilbabnya dilepas. Umi takut nanti kamu akan terpengaruh seperti itu,” Jawab sang Umi. Marissa mengangguk dan mengiyakan, memang seperti itu kenyataan yang ia lihat selama ini. Akan tetapi, yang Marissa tahu bahwa remaja putri di SMP umumnya juga tidak menggunakan jilbab. Enam bulan duduk di SMP, Marissa sudah mendapat Haid pertama kali. Marissa memberi tahu Uminya, beliau mengatakan kalau Marissa sudah baligh, jadi sudah wajib pakai jilbab. Marissa menggunakan jilbab sesuka hatinya. Saat itu, Marissa disuruh Uminya belanja ke pasar, tiba-tiba Umi memanggil Marissa dengan nada yang agak kuat. “Jilbabnya mana? Ayo jilbabnya dipakai,” sahut Umi. Marissa kesal dengan perintah Uminya. “Kan pasarnya deket,” gerutu Marissa. Beberapa ibu-ibu yang jualan heran melihat Marissa. Dia tidak percaya diri dilihat seperti itu karena Marissa biasanya tidak pakai jilbab. Bahkan ada ibu-ibu yang mengatakan kalau Marissa anak pesantren, Marissa makin kesal dengan perkataan itu. Saat di sekolah, teman-temannya pun ikut heran dengan perubahan Marissa. Akan tetapi, lama-kelamaan Marissa sudah biasa menggunakan jilbab dan teman-temannya juga sudah terbiasa dengan penampilan Marissa yang “baru”. Ternyata ujiannya bagi Marissa belum berhenti. Di sekolah, Marissa ditunjuk untuk ikut dalam tari selamat datang untuk menyambut bupati dalam acara yang diadakan oleh pemerintah kabupaten. Latihan sudah dilaksanakan beberapa minggu sebelumnya. Satu minggu sebelum hari H, pelatih dan guru Marissa memberi instruksi kepada semua anggota tari. Saat itu Marissa menanyakan kepada guru dan pelatih tentang kostum yang akan dipakai. Guru Marissa mengatakan bahwa kostumnya nanti diberi oleh pihak kabupaten dan nantinya akan pakai konde. Guru Marissa juga mengatakan kepada Marissa untuk tidak memakai jilbab. Marissa kaget dengan perkataan gurunya tersebut, karena dia sudah terbiasa menggunakan jilbab. Marissa meminta waktu kepada gurunya untuk berpikir mengenai hal itu. Marissa curhat kepada Umi dengan masalah yang ia hadapi. Umi menyarankan Marissa untuk berdoa kepada Allah meminta yang terbaik, saran dari Umi cukup menenangkan hati Marissa. Tiga hari menjelang tampil, guru dan pelatih mengatakan tim Marissa tidak jadi tampil karena pihak kabupaten sudah meminta dari sanggar tari lain untuk tampil. Marissa dan teman-temannya kecewa karena sudah latihan dengan keras tetapi tidak jadi tampil. Akan tetapi terbesit rasa senang di hati Marissa, “Inilah yang terbaik diberikan oleh Allah buat aku.” Saat acara perpisahan kelas tiga Marissa ditunjuk lagi untuk berpartisipasi dalam tari penyambutan tamu, akhirnya Marissa dan teman-temannya tampil menggunakan jilbab.

 (Created By Muthi)

Rabu, 17 Agustus 2011

Belajar dari mereka

Sebenarnya gue udah kepikiran sejak gue kagum pada mereka, kenapa mereka bisa sukses dimana pun mereka hidup. Tanpa sengaja gue dapat bacaan tentang itu, ini linknya http://www.ronywijaya.web.id/2011/07/mengapa-orang-cina-sukses-dan-kaya.html

Gue jadi ngerti bagaimana mereka berjuang dalam hidup mereka, gue juga terinspirasi dari prinsip-prinsip mereka yang menurut gue itu luar biasa. Gue jadi ingat hadist nabi Muhammad saw yang artinya "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina", gue jadi mikir ini artinya cina bisa menjadi salah satu panutan kita dalam melakukan hal-hal yang berguna.

Gue juga mau cerita tentang temen gue yang memiliki keturunan tionghoa, setelah gue baca artikel itu dan gue kaitkan dengan temen gue, ternyata emang bener seperti itu. Dalam artikel tersebut, kalau orang cina itu menghilangkan gengsi-gengsi mereka dalam mendapatkan sesuatu, mereka sangat hemat dan teliti, mereka sangat gigih dan bekerja keras, tidak mau melakukan hal-hal yang berguna, fokus dan jelas dengan apa yang mereka kerjakan, memiliki target tidak hanya jangka pendek tapi juga mereka telah menentukan target dalam jangka panjang. Mereka melakukan sesuatu tidak hanya untuk sekarang tapi juga untuk masa depan mereka. Jadi, kesimpulan gue adalah orang cina sudah mempersiapkan target-target yang akan mereka capai untuk masa depan, mereka berusaha bagaimana mereka bisa bertahan samapai masa yang akan datang.

Hal-hal inilah yang membuat gue kagum pada orang Cina (sebenarnya tidak hanya Cina, gue sangat mengagumi orang Jepang dan Korea yang menurut gue kemajuan yang dicapai oleh masyarakat tiga negara tersebut tidak terlepas dari usaha dan kerja keras mereka). Sekarang pikiran gue udah mulai terbuka dari apa yang gue lihat dan gue lakukan selama ini, gue banyak dapat pelajaran dari mereka. Disamping itu, kenapa gue lebih menyukai drama/film Jepang dan Korea, itu karena ada beberapa hal positif yang bisa gue ambil dari cerita tersebut.

Sebenernya gue ga mau kekaguman gue pada mereka hanya sebatas kagum saja, tapi gue pengen diri gue juga bisa seperti mereka dalam hal mencapai atau mengusahakan sesuatu. Gue bertekad untuk ke depan gue akan berusaha lebih baik lagi, gue akan bekerja lebih keras lagi mencapai apa yang gue inginkan. Sebenernya orang-orang terdekat gue (orang tua, keluarga, saudara, temen2) udah ngasih support ke gue untuk mencapai apa yang gue inginkan. Tergantung bagaimana diri gue dan sikap gue dalam mencapainya. Apalagi yang gue tunggu, hanya hambatan dalam diri gue yang harus gue lawan. Orang lain bisa, gue juga pasti bisa.. fighting!!! がんぼってください ^_^



Selasa, 09 Agustus 2011

new journey

Saat ini aku sedang menjalani perjalanan hidupku yang masih panjang, banyak harapan dan target yang belum aku capai. Ini disebabkan oleh arah dan tujuan hidupku yang belum clear dan spesifik. Target itu harus segera diusahakan karena kalau tidak aku hanya seorang manusia yang belum berguna bagi diri sendiri, apalagi untuk orang lain. Semua rencana yang telah dibuat tidak akan menghasilkan apa-apa jika aku tidak berusaha mencapainya. Waktu yang terus berjalan tidak boleh aku lalui saja dengan percuma tanpa melakukan sesuatu. Kalau aku terus mengulur waktu, menunda-nunda semua rencana itu tidak akan berhasil. Do the best.. fighting!!!! daebakk!!!

Kamis, 04 Agustus 2011

Heartstring (you've fallen for me)

Heartstring adalah salah satu drama yang sedang airing di Korea, drama tentang musikal, romance ini sangat menarik bagiku. Drama ini dibintangi oleh aktor dan artis korea yang paling aku suka, Jung Yong Hwa dan Park Shin Hye, i really like them. Aku udah ga sabar nih nunggu kelanjutan ceritanya, apalagi konflik yang akan dihadapi Lee Shin(Jung Yong Hwa) dan Gyu Won( Park Shin Hye). Aku berharap akhir drama ini happy ending, hahaha.. dan sepertinya bakalan happy ending nih..

Selasa, 17 Mei 2011

Japan Educational Seminar in Indonesia


   Tanggal 14 Mei 2011, aku dan Dratia eka fajarani pergi mengikuti acara seminar ¨Japan Educational Seminar¨ di univ. al Azhar Jakarta. Saat yang bersamaan juga ada acara FPP, acara FPP ini aku masuk kedalam bph(badan pengurus harian), tapi karena aku lebih tertarik di seminar ini maka aku kabur dengan terhormat, yang artinya sudah disetujui oleh kak ana (wakil ketua panitia). Mungkin memang aku bukan orang yang bertanggung jawab, tapi aku lebih butuh acara JES ini untuk masa depanku. 
Acaranya terdiri dari pengenalan belajar di Jepang untuk program kelas internasional dan simulasi dosen dalam mengajar di kelas internasional ini. Acara ini diisi oleh 13 universitas yang ada di Jepang. Disana stand-stand dari universitas tersebut memberikan informasi mengenai universitas mereka. Umumnya yang memberikan informasi tersebut adalah profersor dan para stafnya yang secara langsung memberi informasi. Tentu saja tidak ada yang bisa menggunakan bahasa indonesia. Stand yang pertama kita kunjungi adalah Tohuku University, Nagoya University, Kyoto university, Doshisa University, Chiba University, Japan Embassy. 
Pengalaman yang menarik adalah saat kita di stand kyoto university karena salah seorang dosen tersebut memiliki wajah Indonesia tapi tidak bisa berbahasa Indonesia. Dan yang paling menarik lagi adalah saat kita di stand Doshisa University, karena salah satu dari dosen Doshisa university menawarkan kita untuk menanyakan hal-hal yang ingin kita ketahui ¨anything¨ kata beliau. Dengan menggunakan bahasa Indonesia yang terbata-bata, saya dan tia menanyakan tentang beasiswa, bagaimana mendapatkan beasiswa, dan sesuatu yang ingin diketahui, termasuk kenapa bapak tersebut bisa berbahasa indonesia, dan ternyata beliau sudah pernah tinggal di Indonesia selama 4 tahun dan bekerja di dubes Jepang. Dan kesalahan yang sangat tidak lucu itu adalah kita tidak menanyakan siapa nama beliau. Bapak itu juga menanyakan dimana kita kuliah, dan tujuan studi ke Jepang itu untuk S1 atau melanjutkan S2. Dan kita juga menanyakan bagaimana cara mendapatkan beasiswa untuk studi ke Jepang. Saya menceritakan studi saya sekarang ini di kesehatan masyarakat dalam bidang kesehatan dan keselamatan kerja, lalu dosen tersebut mengatakan bahwa itu sangat bagus, jurusan tersebut banyak dibutuhkan di Jepang tapi dari stand yang kita kunjungi hanya 1 universitas (Tohuku) kalo ada yang jurusan K3. Itupun saya dapat keterangan karena yang ada di stand tersebut ada ibu yang berasal dari Indonesia sedangkan menurut saya universitas yang lain itu mungkin ada tapi bukan K3 nama jurusannya, mudah-mudahan saya mendapat jurusan apa yang saya inginkan. Menurut saya bapak tersebut sangat baik kepada kita, mau meluangkan waktunya untuk mengobrol dengan kita dalam waktu yang cukup lama. Saat kita mengobrol, datanglah wartawan The Daily Jakarta Shimbun, wartawan tersebut sangat ramah sekali, dan sangat charming, bahkan saya dan tia terpesona melihat wajah dan senyum yang manis dari wartawan tersebut. Wartawan tersebut cukup lama mewawancarai sang bapak. Saat ryosuke( nama wartawan tersebut) mewawancarai sang bapak, kita melirik-lirik data wartawan tersebut. Golongan darahnya AB, bekerja di Indonesia sampai 2012, dan yang lebih parah kita menghafalkan nomor wartawan tersebut , hhaa sampai segitunya. Tapi saya akui baru kali ini saya ketemu orang jepang dengan wajah yang menarik dan cute banget wwaaa... Lanjut ke percakapan bapak tadi, saat bapak tahu kalo kita dari UI, beliau dengan spontan menjawab ¨ooh, pintar sekali dong¨, saat beliau bertugas di embassy, beliau sering berkunjung ke UI. Dan beliau juga menanyakan apakah kita bisa berbahasa Jepang, aku jawab iya tapi sedikit, karena aku pernah belajar bahasa Jepang saat High school. And, beliau meminta saya untuk perkenalan menggunakan bahasa Jepang, awalnya aku malu-malu, dan bapak itu mengatakan bahwa tidak usah malu-malu. Dan akhirnya aku memperkenalkan diri menggunakan bahasa Jepang, saat yang bersamaan wartawan tersebut masih di tempat kita berbincang-bincang. Dia memperhatikan saat aku memperkenalkan diri. Dan menurut aku, kakak wartawan itu mengerti bahasa Indonesia tapi cannot speak. Setelah beberapa saat, karena tidak ada topik yang dibicarakan lagi maka kita berpamitan. Tapi sebelum itu, dengan memberanikan diri aku meminta alamat email atau kontak yang bisa berkomunikasi dengan bapak tersebut. Lalu beliau memberi kartu namanya pada kita, senangnya, Bapaknya baik sekali. Dan yang sangat kita sayangkan adalah kita tidak sempat berfoto dengan bapak atupun wartawan tersebut. Dan pesan bapak yang saya ingat dari beliau adalah yang paling penting adalah bahasa Inggris harus maksimal. Saya sangat senang dengan acara ini selain bertemu langsung dengan orang Jepang dan bekerja di universitas tersebut, kita juga harus menyadari bahwa bahasa tersebut sangat penting. Semoga saya bisa bertemu dengan bapak dosen itu lagi.

Sabtu, 07 Mei 2011

Memelihara Hati

Mario Teguh Golden Ways @ Metro TV
Minggu, 1 Mei 2011 pukul 19.00 WIB


Orang yang lari dari masalah dia akan bertemu dengan masalah yang sama, karena Tuhan menginginkan kita lebih kuat dari masalah itu. Cara memperbaiki kesalahan buruk orang kepada kita adalah jauhkan mata dari melihat yang buruk, berbicara buruk. Karena tidak mendengar sesuatu yang buruk itu membuat hati lebih bersih. Hati adalah wajahnya jiwa, hatinya baik berarti jiwanya baik. Kebahagiaan tidak datang dari terpenuhinya keinginan tapi dari mensyukuri apa yang ada.
Masa depan itu panjang, potongan terdekatnya adalah waktu.
s1 : diri kita sendiri (dapat berubah)
s2 : diri sebagi tampilan kepada orang lain
s3 : diri kita dilihat oleh orang lain.

Kegembiraan adalah pengindah wajah dan pengawet kemudaan.

Minggu, 20 Maret 2011

Sukses

Semua berawal dari yang kecil, ya itulah salah satu kunci sukses yang nyata. Jadi sukses itu tidak terjadi secara langsung karena hal tersebut diperoleh dari usaha yang keras, ulet dan dari hal yang kecil. Dan satu hal lagi,sukses itu bukanlah apa yang kita dapatkan tetapi sukses itu adalah sebuah perjuangan ataupun pengorbanan. Tadi pagi, 20 Maret 2011 jam 07.30, aku dan temanku pergi jogging dan jualan yoghurt ke balairung UI. Ide ini aku dapat dari pa angah Asep dan teteh Andam dan semua keluargaku yang lain, yang selalu memberi aku bagaimana menjalani hidup ini. Sejak pindah ke kos yang baru aku belum pernah ke rumah beliau. Lanjut ke kegiatanku, Kita mulai jualan dari awal masuk balairung trus mulai deh kita ngomong keras-keras, ¨yoghurt...yoghurt..1500..sehat lho..¨ sudah satu kali keliling balirung belum ada yang laku, akhirnya kita menuju ke tempat yang rame, dan yoghurtnya mulai laku satu per satu. Alhamdulillah, ternyata ada yang beli. Aku dapat untung yang lumayan, aku sangat bersyukur. Aku berharap mudah-mudahan usaha ini bisa lancar untuk semuanya. Dan uangnya bisa aku abung untuk masa depan yang lebih Cerah..Keep fighting..Aamiin... Aku pasti Sukses.

Jumat, 18 Maret 2011

kegiatanku yang padat


Alhamdulillah, saat ini aku sudah disibukkan dengan berbagai kegiatan di kampus baik itu kuliah, organisasi, dan kepanitiaan. Dalam waktu dekat ini aku akan melaksanakan UTS yang subhanallah.. dan juga aku ikut dalam kepanitiaan Festival Pemberdayaan Perempuan (FPP), dan aku ditunjuk sebagai Penanggung Jawab dalam dana usaha (Danus) dan acara ini tidak main-main karena acara ini akan mengadakan beberapa lomba yaitu lomba esai dan fotografi. Selain itu rangkaian acara ini juga mengadakan talkshow dan bedah film. Tentu saja dana yang dibutuhkan tidak sedikit, dana yang dibutuhkan itu sekitar 20juta rupiah..woow itu bukan uang yang sedikit, dan yang bertanggung jawab dalam pencarian dana itu adalah aku dan yang membawahi bidang sponsorship.. subhanllah.. itu pasti bisa dicapai dengan usaha yang ulet. Dan aku juga dipercaya dalam mempromosikan acara ini di kelas-kelas kampusku. Ya aku yakin Allah pasti punya rencana lain dibalik ini semua. Alhamdulillah, semoga aku bisa menjalani ini semua ini. Dan aku harus bisa membagi waktu untuk semua kegiatan ini. Tidak boleh ada yang terbengkalai. Ya aku BISA.. aku harus bisa memanfaatkan waktu yang terus berjalan. Insya Allah aku bisa, aku yakin dengan diriku sendiri. Karena Allah selalu bersamaku. Allahu akbar..

Ketidakterbatasan Allah SWT


Sebenarnya Allah SWT tidak membatasi kita untuk meminta sedikit kepadanya, karena hanya Allah tempat kita meminta dan mengadu. Hanya saja karena ketidakyakinan kita terhadap hal yang gaib yaitu permintaan yang menurut kita tidak mungkin tercapai tetapi Allah bisa memberi kita hal yang tidak mungkin menurut kita. Jadi , mintalah kepada Allah sebanyak-banyaknya dan meminta kepada Allah sesuatu yang tidak mungkin. Karena kalau permintaan itu menurut kita bisa kita usahakan sendiri tanpa pertolongan dari Allah untuk mengabulkannya, jadi untuk apa diminta lagi. Jadi mintalah kepada Allah sesuatu yang memang belum mungkin untuk kondisi kita saat ini. Jika kita meminta kepada Allah, dan Allah pun meminta kita untuk mematuhi segala perintah-Nya, jadi sebenarnya kita meminta itu ada pamrihnya. Dan memang itulah syarat jika kita memang menginginkan apa yang kita minta dapat dikabulkan. Mintalah kepada Allah apa yang memang kita inginkan dengan jelas, misalnya pengarang novel ingin novelnya tersebut dijadikan sebuah film, kita harus meminta kepada Allah, ¨ya Allah jadikanlah novel hamba ini menjadi film.¨
Ada pemikiran kita yang selama ini salah yaitu, jika diberi sebuah pilihan kita ingin menjadi kaya atau berilmu, apa yang akan kita pilih? Tentu banyak yang memilih berilmu. Sebenarnya berilmu itu adalah sebuah kekayaan, bener ga? Ilmu, harta, sehat, istri/suami yang sholeh,kedudukan dll. Adalah sebuah kekayaan bagi kita, hanya saja pemikiran kita selama ini masih salah. Jadi, Ikhlas lah dengan kekayaan itu.
Apakah pintar dan pandai itu sama? Ternyata tidak, karena cerdas itu bisa diperoleh dari gen orang tua, sedangkan kepandaian itu diperoleh dengan sendirinya melalui berbagai macam cara misalnya melalui pengalaman. Sebenarnya kepandaian itu adalah memanfaatkan apa yang kita miliki untuk menjadi lebih baik lagi.
Pemikiran ini saya dapat sewaktu saya menonton acaranya pak Mario Teguh di MetroTV pada hari Minggu tanggal 9 Januari 2011 lalu. Sungguh banyak pemikiran kita yang selama ini salah, dan jika dipikir lagi kata-kata Pak Mario Teguh, oo begitu yaa,, iya bener ya..jadi saya menulisnya disini.

Jumat, 04 Maret 2011

Mengingat Mati

Tidak ada yang tahu sampai kapan kita akan hidup
tidak ada yang tahu berapa lama lagi kita akan hidup di dunia ini
apakah pernah terpikirkan olehmu jika seandainya kamu hanya diberi waktu untuk hidup selama 19 tahun?
apa yang telah kamu lakukan selama ini?
apakah waktu yang diberikan itu bermanfaat atau hanya sia-sia saja?
apakah sisa hidupmu bermanfaat bagimu dan orang lain?

apakah kamu siap jika di saat itu kamu tidak bisa lagi melihat dunia?
apa persiapan yang telah kamu lakukan untuk kehidupan selanjutnya?

pikirkanlah, apa yang telah kamu lakukan selama ini
pkirkanlah, untuk apa kamu hidup di dunia ini
apakah hanya untuk memenuhi nafsu dunia saja atau tujuan yang lainnya

renungkanlah, apakah kamu hidup kekal di dunia ini
apakah kamu pernah berpikir tentang sesuatu yang disebut dengan mati..

lakukanlah apa yang bisa kamu lakukan sekarang yang akan berguna untuk dunia dan akhiratmu.. seperti kata yang sering kita dengar :
 "Bekerjalah seakan-akan kamu hidup selamanya, dan beribadahlah seakan-akan kamu mati esok hari"

keep spirit..fighting!! fighting!!

Senin, 28 Februari 2011

Renungan diri

Pernahkah kamu berpikir, kalau sebenarnya orang-orang disekitarmu memang sayang kepadamu? Maka cobalah renungkan kalau ternyata orang yang ada disekitarmu sangat sayang kepadamu. Termasuk ibu dan bapak kamu, jangan pernah kamu berpikiran bahwa jika ibu atau bapak kamu marah itu berarti beliau tidak sayang kepadamu. Tapi sungguh beliau marah karena beliau sayang kepada kita, selalu menasehati kita supaya menjadi orang yang terbaik dimuka bumi ini.
Jika seandainya kamu pergi jauh dari ibu dan bapak, apakah kamu tidak rindu kepada beliau? Apakah kamu pernah mengingat beliau? Dan apakah kamu tidak merasakan bahwa beliau rindu kepadamu? Setiap hari memikirkanmu, setiap jam mengkhawatirkanmu, setiap menit terus bertanya bagaimana keadaanmu, setiap detik mendoakanmu, memohon kepada Allah SWT agar kamu dijaga oleh Sang Khalik, memohon agar kamu dimudahkan rezekinya. Mereka sungguh rindu kepadamu, tapi demi mencapai cita-citamu mereka ikhlas melepasmu pergi jauh dari mereka. Mereka berharap agar kamu menjadi orang yang berguna dimanapun kamu berada.
Suatu hari, karena mereka rindu kepada kamu. Untuk melepas rindu mereka, mereka menelpon kamu, hanya untuk mendengar suara kamu. Sewaktu di telepon, kamu sedang mengerjakan sesuatu. Kamu tetap menjawab telepon itu tapi dengan hati yang kesal, padahal mereka ingin sekali mendengar suaramu, menanyakan keadaanmu hanya dalam beberapa menit saja. Tapi kenapa kamu masih kesal terhadap mereka? Apakah kamu tidak rindu kepada mereka? Apakah kesuksesan yang selama ini kamu raih adalah usaha dari kamu sendiri? Tidak, mereka sangat berperan banyak dalam usaha kamu menuju sukses itu, mulai dari merawat, mendidik, menyekolahkan kamu, dll. Itu semua merekalah yang melakukannya, usaha yang mereka lakukan sangat besar sehingga kamu dapat menjadi seperti ini sekarang. Dimana rasa terima kasihmu kepada mereka? Apakah kamu bisa membalas usaha yang telah mereka lakukan? Tentu tidak, tapi kenapa hanya menjawab telepon saja kamu kesal? Apakah kamu hidup sendiri di dunia ini?
Cobalah renungkan, kalau ternyata mereka bersama Allah SWT yang bisa menjadikan kamu seperti sekarang. Mereka rela dihina, dicaci maki demi membela kamu. Mereka rela tidak tidur, tidak makan untuk memenuhi keinginan kamu. Tapi kenapa kamu tidak bersyukur? Cobalah untuk bersyukur dengan segala apa yang ada sekarang. Jangan pernah mengeluh, jangan pernah sekali-kali menyalahkan mereka. Bayangkanalah kesungguhan mereka dalam merawt kita dengan penuh pengorbanan. Tiap malam beliau menangis, menangis memohon doa kepada Allah SWT agar kamu memperoleh yang terbaik. Apakah kamu setiap menit mendoakan mereka? Berikanlah mereka kebahagiaan yang pantas mereka dapatkan dari kamu. Doakanlah mereka agar mereka mendapat kebahagiaan walaupun itu tak sebanding dengan apa yang mereka berikan kepada kita.

Minggu, 27 Februari 2011

jalan-jalan ke Tmii

Hari ini tanggal 26 Februari 2011, aku dan temanku Dratia Eka Fajarani pergi ke kota wisata TMII, ide ini awlanya dari mbak tia ( pangggilan untuk dratia) yang malam sebelumnya minta hari ini jalan-jalan. Lalu paginya mbak tia minta lagi, ¨muthi, jalan-jalan yuk..¨ aku jawab iya, ayo. Tapi mau jalan-jalan kemana? Mbak tia balik nanya,¨ kemana yaa?¨ aku jawab, ke TMII aja yuk.. yuk. Lalu kita siap-siap, dan berangkat sekitar jam setengah sepuluh, kita naik angkot yang kebetulan di kampus aku itu jalur angkot yang menuju TMII lewat jalur tersebut. Perjalanannya itu kurang lebih setengah jam dan kebetulan ga terlalu macet. Awalnya kita belum ngomong ke pak sopir angkot kalau kita mau ke TMII, dan setelah melewati Pasar Rebo, akhirnya aku memberanikan diri ngomong ke pak sopir kalau kita mau ke TMII. Dan tidak lama setelah itu kita sampai di TMII.
Dan ternyata tiket masuk ke TMII tidak mahal, harganya Rp 9000,- per orang untuk pejalan kaki ( kita kan termasuk pejalan kaki hhe..) dan setelah masuk tempat yang pertama kita kunjungi itu adalah teater Keong Mas. Sungguh kita sangat bersyukur jalan-jalan kali ini karena di sana itu have fun banget, bisa merefresh pikiran yang lagi suntuk karena disana banyak tersedia fasilitas, seperti sewa sepeda, mobil, motor, becak, dll. Setelah dari Keong Mas, kita mengunjungi semua miniatur dari masing-masing provinsi,, woow.. disana indah sekali, subhanallah,senang banget deh. Saat mengunjungi miniatur rumah adat masing-masing provinsi, kita melihat banyak yang memakai sepeda, akhirnya karena ingin mencoba, kita menyewa sepeda, kita menyewa yang p**i*on, kita menyewa seharga Rp20.000,- untuk satu jam, dan ternyata sepedanya lumayan berat, trus sewaktu kita keliling itu ternyata ada rental sepeda yang lain juga dan kayaknya lebih ringan dari yang kita sewa,,huft..tapi ga apa apa deh, dari awal emang ga liat.
Trus kita pergi ke taman bunga dan museum suku asmat, dan ternyata pake bayar tiket masuk, ya udah deh, ga terlalu mahal ko, Rp5.000,-. Di museum suku asmat kita foto-foto dan agak serem juga siyh didalam museum, hhe. Dan kita juga pergi ke istana anak,, hehe disan kita juga foto bareng badut yang lucu. Dan tempat terakhir yang kita kunjungi adalah Museum Keprajuritan Indonesia, disana ada patung tokoh-tokoh pahlawan. Karena sudah mulai sore dan objek wiatanya sudah banyak yang tutup maka kita pulang dengan hati yang senang, alhamdulillah. Setelah dari TMII kita langsung menuju rumah om aku yang tinggal di Depok, sampai disana udah magrib. Ketika ngobrol pa angah (panggilan untuk om) mengatakan kalau kakakku masuk rumah sakit lagi, karena kepalanya infeksi lagisetelah kecelakaan beberapa bulan yang lalu. Memang kakakku orangnya keras kepala,sedikit manja, jadi untuk disuruh minum obat saja sangat susah. Setelah itu, kita ngobrol tentang yang lain, pa angah ngomong, stay for your future. Jadi tidak usah tergoda dengan hal-hal yang tidak perlu dulu. Melakukan sesuatu tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Tentang beasiswa, pa angah juga ngomong, di dalam hal itu, ada proporsi dari aku, dari pa angah, dan dari Abi. Disinilah peran abi untuk sekarang, jadi semuanya sudah di back up. Jadi jangan katakan kalau itu tidak ada peran dari orang tua walaupun orang tua aku jauh. Karena kita tidak tau usaha apa yang telah dilakukan, hanya Allah yang tau, mungkin saja abi berdoa tiap malam, tahajjud tiap malam. Ya, aku sangat bersyukur sekali karena Allah sangat sayang kepadaku. Kalau tidak, aku minta pertolongan kepada siapa lagi selain Allah. Thanks God.

Jumat, 25 Februari 2011

liburanku

Setelah selesai ujian akhir semester di tahun pertama aku menduduki bangku kuliah, ya alhamdulillah hasilnya naik menurutku untuk semester pertama ini. Pada waktu liburan ini aku belum melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi diriku dan untuk masa depanku. Padahal liburanku kali ini lumayan panjang selama 1 bulan. Rencananya sih liburanku kali ini aku mau melakukan kegiatan yang bermanfaat, waktu ku tidak terbuang dengan percuma. Tetapi sampai sekarang sudah berjalan hampir dua minggu, aku belum melakukan kegiatan apapun yang menurutku bermanfaat. Padahal inilah waktu yang menurutku tepat untuk bisa mengembangkan potensiku. Apa gunanya liburan selama ini kalau hanya bengong, ya Allah tolonglah aku, berikan aku kegiatan yang bisa memberiku kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Dan liburanku tinggal hanya dua minggu lagi, jika aku punya sesuatu hal yang berguna 2 minggu itu akan terasa singkat sekali.
Selama liburanku yang kosong ini, aku berteman bersama dua bocah yang lucu, ya sepupuku sendiri. Aku menyuapi mereka makan, mengajak mereka main. Dan terkadang kedua bocah ini menyebalkan bagiku bagaimana tidak kedua bocah ini hampir setiap hari berantem, dan itu sangat menjengkelkan di telingaku. Mereka berantem ga hanya pake fisik tapi juga suaranya yang memekakkan telingaku.hhhuuft..apalagi kalo sedang bermain suaranya itu lho ga nahan ditelingaku, rasanya telingaku mau pecah kalo mereka berantem dan main. Badannya mungil-mungil tapi suaranya duuhhh ga tahan gue, rasanya gue juga ingin berteriak agar mereka diam..tapi ga mugnkinlah, artinya aku harus bersabar menghadapi kedua bocah ini. Dan terkadang aku ga bisa bersabar,, ya Allah. Dan terlebih lagi ketiga sepupu ku ini yang paling gede cewe kelas 5 SD , pada suka sinetron,,waduuhhh.. dan yang ga lucu itu, kedua bocah ini juga sangat suka sinetron. Duh gimana aku ga sebel, aku mau ganti siaran aja ga bisa, harus indosiar terus kalo ga sctv. Dan sepupu yang paling kecil ini tangannya ga bisa diam. Apapun yang dilihat selalu diacak-acak, bahkan barang-barangku juga diacak-acak duuh.. dan juga laptop aku ini juga ga bisa dibiarkan terletak begitu saja. Dan yang kakaknya seenaknya aja memakai barang orang dan kadang dia juga memaksa padahal itu barang-barangku, dan dia hobi banget mengatakan orang dengan kata-kata yang jelek..ampuun deh. Ooh..ya Allah, mudah2an nantinya mereka jadi anak yang sholeh dan sholeha, dan aku juga ingin punya anak yang sholeh dan sholeha, yang pastinya harus mengajari anakku hal-hal yang baik dan berguna.
Nah, seandainya liburanku ini aku isi dengan belajar masak, les, mengajar,dll. tentu sangat bermanfaat untuk kehidupanku masa yang akan datang.karena sebagai perempuan, kita juga dituntut untuk serba bisa. Memang sebagai seorang perempuan kita juga dituntut untuk bersabar karena ujian yang dihadapi itu tidak sedikit tetapi bagaimana kita menyikapinya dengan iman yaitu salah satunya dengan bersabar.
Itulah sebagian dari cerita sehari-hariku saat liburan,dan terkadang aku kesal dengan itu. Ya sebenarnya tidak harus kesal tapi nikmatilah itu semua karena ada hikmah yang bernilai dibalik itu semua. Mungkin bukan sekarang tapi nanti di masa depanku..

Minggu, 13 Februari 2011

tentang aku

tentang aku..

tentang aku..

 
Copyright my life 2009. Powered by Blogger.Designed by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul .