Hari ini tanggal 26 Februari 2011, aku dan temanku Dratia Eka Fajarani pergi ke kota wisata TMII, ide ini awlanya dari mbak tia ( pangggilan untuk dratia) yang malam sebelumnya minta hari ini jalan-jalan. Lalu paginya mbak tia minta lagi, ¨muthi, jalan-jalan yuk..¨ aku jawab iya, ayo. Tapi mau jalan-jalan kemana? Mbak tia balik nanya,¨ kemana yaa?¨ aku jawab, ke TMII aja yuk.. yuk. Lalu kita siap-siap, dan berangkat sekitar jam setengah sepuluh, kita naik angkot yang kebetulan di kampus aku itu jalur angkot yang menuju TMII lewat jalur tersebut. Perjalanannya itu kurang lebih setengah jam dan kebetulan ga terlalu macet. Awalnya kita belum ngomong ke pak sopir angkot kalau kita mau ke TMII, dan setelah melewati Pasar Rebo, akhirnya aku memberanikan diri ngomong ke pak sopir kalau kita mau ke TMII. Dan tidak lama setelah itu kita sampai di TMII.
Dan ternyata tiket masuk ke TMII tidak mahal, harganya Rp 9000,- per orang untuk pejalan kaki ( kita kan termasuk pejalan kaki hhe..) dan setelah masuk tempat yang pertama kita kunjungi itu adalah teater Keong Mas. Sungguh kita sangat bersyukur jalan-jalan kali ini karena di sana itu have fun banget, bisa merefresh pikiran yang lagi suntuk karena disana banyak tersedia fasilitas, seperti sewa sepeda, mobil, motor, becak, dll. Setelah dari Keong Mas, kita mengunjungi semua miniatur dari masing-masing provinsi,, woow.. disana indah sekali, subhanallah,senang banget deh. Saat mengunjungi miniatur rumah adat masing-masing provinsi, kita melihat banyak yang memakai sepeda, akhirnya karena ingin mencoba, kita menyewa sepeda, kita menyewa yang p**i*on, kita menyewa seharga Rp20.000,- untuk satu jam, dan ternyata sepedanya lumayan berat, trus sewaktu kita keliling itu ternyata ada rental sepeda yang lain juga dan kayaknya lebih ringan dari yang kita sewa,,huft..tapi ga apa apa deh, dari awal emang ga liat.
Trus kita pergi ke taman bunga dan museum suku asmat, dan ternyata pake bayar tiket masuk, ya udah deh, ga terlalu mahal ko, Rp5.000,-. Di museum suku asmat kita foto-foto dan agak serem juga siyh didalam museum, hhe. Dan kita juga pergi ke istana anak,, hehe disan kita juga foto bareng badut yang lucu. Dan tempat terakhir yang kita kunjungi adalah Museum Keprajuritan Indonesia, disana ada patung tokoh-tokoh pahlawan. Karena sudah mulai sore dan objek wiatanya sudah banyak yang tutup maka kita pulang dengan hati yang senang, alhamdulillah. Setelah dari TMII kita langsung menuju rumah om aku yang tinggal di Depok, sampai disana udah magrib. Ketika ngobrol pa angah (panggilan untuk om) mengatakan kalau kakakku masuk rumah sakit lagi, karena kepalanya infeksi lagisetelah kecelakaan beberapa bulan yang lalu. Memang kakakku orangnya keras kepala,sedikit manja, jadi untuk disuruh minum obat saja sangat susah. Setelah itu, kita ngobrol tentang yang lain, pa angah ngomong, stay for your future. Jadi tidak usah tergoda dengan hal-hal yang tidak perlu dulu. Melakukan sesuatu tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Tentang beasiswa, pa angah juga ngomong, di dalam hal itu, ada proporsi dari aku, dari pa angah, dan dari Abi. Disinilah peran abi untuk sekarang, jadi semuanya sudah di back up. Jadi jangan katakan kalau itu tidak ada peran dari orang tua walaupun orang tua aku jauh. Karena kita tidak tau usaha apa yang telah dilakukan, hanya Allah yang tau, mungkin saja abi berdoa tiap malam, tahajjud tiap malam. Ya, aku sangat bersyukur sekali karena Allah sangat sayang kepadaku. Kalau tidak, aku minta pertolongan kepada siapa lagi selain Allah. Thanks God.

0 komentar:
Posting Komentar