Senin, 25 Juni 2012
Kamis, 08 September 2011
Jilbabku Ujianku
Marissa,
remaja 13 tahun yang duduk di bangku kelas satu SMP. Enam bulan yang
lalu, saat tahun ajaran baru orang tua marissa memasukkan Marissa ke
SMP Negeri. Sedangkan teman-temannya masuk ke sekolah Madrasah.
Marissa heran kenapa dia dimasukkan ke SMP, karena dia paham kalau
orang tuanya punya landasan agama yang kuat. Rasa ingin tahunya yang
kuat, Marissa menanyakan pada Uminya kenapa ia dimasukkan ke SMP.
“Umi, kenapa aku masuk SMP? Sedangkan teman-teman aku masuk
Madrasah,” Tanya Marissa. “ Umi bukan ga mau menyekolahkan kamu
di Madrasah, tapi Umi tidak suka melihat kebanyakan anak-anak
putrinya yang masih tidak pakai jilbab dalam kesehariannya. Ke
sekolah pakai jilbab, sekolah selesai jilbabnya dilepas. Umi takut
nanti kamu akan terpengaruh seperti itu,” Jawab sang Umi. Marissa
mengangguk dan mengiyakan, memang seperti itu kenyataan yang ia lihat
selama ini. Akan tetapi, yang Marissa tahu bahwa remaja putri di SMP
umumnya juga tidak menggunakan jilbab. Enam bulan duduk di SMP,
Marissa sudah mendapat Haid pertama kali. Marissa memberi tahu
Uminya, beliau mengatakan kalau Marissa sudah baligh, jadi sudah
wajib pakai jilbab. Marissa menggunakan jilbab sesuka hatinya. Saat
itu, Marissa disuruh Uminya belanja ke pasar, tiba-tiba Umi memanggil
Marissa dengan nada yang agak kuat. “Jilbabnya mana? Ayo jilbabnya
dipakai,” sahut Umi. Marissa kesal dengan perintah Uminya. “Kan
pasarnya deket,” gerutu Marissa. Beberapa ibu-ibu yang jualan heran
melihat Marissa. Dia tidak percaya diri dilihat seperti itu karena
Marissa biasanya tidak pakai jilbab. Bahkan ada ibu-ibu yang
mengatakan kalau Marissa anak pesantren, Marissa makin kesal dengan
perkataan itu. Saat di sekolah, teman-temannya pun ikut heran dengan
perubahan Marissa. Akan tetapi, lama-kelamaan Marissa sudah biasa
menggunakan jilbab dan teman-temannya juga sudah terbiasa dengan
penampilan Marissa yang “baru”. Ternyata ujiannya bagi Marissa
belum berhenti. Di sekolah, Marissa ditunjuk untuk ikut dalam tari
selamat datang untuk
menyambut bupati dalam acara yang diadakan oleh pemerintah kabupaten.
Latihan sudah dilaksanakan beberapa minggu sebelumnya. Satu minggu
sebelum hari H, pelatih dan guru Marissa memberi instruksi kepada
semua anggota tari. Saat itu Marissa menanyakan kepada guru dan
pelatih tentang kostum yang akan dipakai. Guru Marissa mengatakan
bahwa kostumnya nanti diberi oleh pihak kabupaten dan nantinya akan
pakai konde. Guru Marissa juga mengatakan kepada Marissa untuk tidak
memakai jilbab. Marissa kaget dengan perkataan gurunya tersebut,
karena dia sudah terbiasa menggunakan jilbab. Marissa meminta waktu
kepada gurunya untuk berpikir mengenai hal itu. Marissa curhat
kepada Umi dengan masalah yang ia hadapi. Umi menyarankan Marissa
untuk berdoa kepada Allah meminta yang terbaik, saran dari Umi cukup
menenangkan hati Marissa. Tiga hari menjelang tampil, guru dan
pelatih mengatakan tim Marissa tidak jadi tampil karena pihak
kabupaten sudah meminta dari sanggar tari lain untuk tampil. Marissa
dan teman-temannya kecewa karena sudah latihan dengan keras tetapi
tidak jadi tampil. Akan tetapi terbesit rasa senang di hati Marissa,
“Inilah yang terbaik diberikan oleh Allah buat aku.” Saat acara
perpisahan kelas tiga Marissa ditunjuk lagi untuk berpartisipasi
dalam tari penyambutan tamu, akhirnya Marissa dan teman-temannya
tampil menggunakan jilbab.
(Created By Muthi)
Label:
by muthi
Rabu, 17 Agustus 2011
Belajar dari mereka
Sebenarnya gue udah kepikiran sejak gue kagum pada mereka, kenapa mereka bisa sukses dimana pun mereka hidup. Tanpa sengaja gue dapat bacaan tentang itu, ini linknya http://www.ronywijaya.web.id/2011/07/mengapa-orang-cina-sukses-dan-kaya.html
Gue jadi ngerti bagaimana mereka berjuang dalam hidup mereka, gue juga terinspirasi dari prinsip-prinsip mereka yang menurut gue itu luar biasa. Gue jadi ingat hadist nabi Muhammad saw yang artinya "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina", gue jadi mikir ini artinya cina bisa menjadi salah satu panutan kita dalam melakukan hal-hal yang berguna.
Gue juga mau cerita tentang temen gue yang memiliki keturunan tionghoa, setelah gue baca artikel itu dan gue kaitkan dengan temen gue, ternyata emang bener seperti itu. Dalam artikel tersebut, kalau orang cina itu menghilangkan gengsi-gengsi mereka dalam mendapatkan sesuatu, mereka sangat hemat dan teliti, mereka sangat gigih dan bekerja keras, tidak mau melakukan hal-hal yang berguna, fokus dan jelas dengan apa yang mereka kerjakan, memiliki target tidak hanya jangka pendek tapi juga mereka telah menentukan target dalam jangka panjang. Mereka melakukan sesuatu tidak hanya untuk sekarang tapi juga untuk masa depan mereka. Jadi, kesimpulan gue adalah orang cina sudah mempersiapkan target-target yang akan mereka capai untuk masa depan, mereka berusaha bagaimana mereka bisa bertahan samapai masa yang akan datang.
Hal-hal inilah yang membuat gue kagum pada orang Cina (sebenarnya tidak hanya Cina, gue sangat mengagumi orang Jepang dan Korea yang menurut gue kemajuan yang dicapai oleh masyarakat tiga negara tersebut tidak terlepas dari usaha dan kerja keras mereka). Sekarang pikiran gue udah mulai terbuka dari apa yang gue lihat dan gue lakukan selama ini, gue banyak dapat pelajaran dari mereka. Disamping itu, kenapa gue lebih menyukai drama/film Jepang dan Korea, itu karena ada beberapa hal positif yang bisa gue ambil dari cerita tersebut.
Sebenernya gue ga mau kekaguman gue pada mereka hanya sebatas kagum saja, tapi gue pengen diri gue juga bisa seperti mereka dalam hal mencapai atau mengusahakan sesuatu. Gue bertekad untuk ke depan gue akan berusaha lebih baik lagi, gue akan bekerja lebih keras lagi mencapai apa yang gue inginkan. Sebenernya orang-orang terdekat gue (orang tua, keluarga, saudara, temen2) udah ngasih support ke gue untuk mencapai apa yang gue inginkan. Tergantung bagaimana diri gue dan sikap gue dalam mencapainya. Apalagi yang gue tunggu, hanya hambatan dalam diri gue yang harus gue lawan. Orang lain bisa, gue juga pasti bisa.. fighting!!! がんぼってください ^_^
Gue jadi ngerti bagaimana mereka berjuang dalam hidup mereka, gue juga terinspirasi dari prinsip-prinsip mereka yang menurut gue itu luar biasa. Gue jadi ingat hadist nabi Muhammad saw yang artinya "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina", gue jadi mikir ini artinya cina bisa menjadi salah satu panutan kita dalam melakukan hal-hal yang berguna.
Gue juga mau cerita tentang temen gue yang memiliki keturunan tionghoa, setelah gue baca artikel itu dan gue kaitkan dengan temen gue, ternyata emang bener seperti itu. Dalam artikel tersebut, kalau orang cina itu menghilangkan gengsi-gengsi mereka dalam mendapatkan sesuatu, mereka sangat hemat dan teliti, mereka sangat gigih dan bekerja keras, tidak mau melakukan hal-hal yang berguna, fokus dan jelas dengan apa yang mereka kerjakan, memiliki target tidak hanya jangka pendek tapi juga mereka telah menentukan target dalam jangka panjang. Mereka melakukan sesuatu tidak hanya untuk sekarang tapi juga untuk masa depan mereka. Jadi, kesimpulan gue adalah orang cina sudah mempersiapkan target-target yang akan mereka capai untuk masa depan, mereka berusaha bagaimana mereka bisa bertahan samapai masa yang akan datang.
Hal-hal inilah yang membuat gue kagum pada orang Cina (sebenarnya tidak hanya Cina, gue sangat mengagumi orang Jepang dan Korea yang menurut gue kemajuan yang dicapai oleh masyarakat tiga negara tersebut tidak terlepas dari usaha dan kerja keras mereka). Sekarang pikiran gue udah mulai terbuka dari apa yang gue lihat dan gue lakukan selama ini, gue banyak dapat pelajaran dari mereka. Disamping itu, kenapa gue lebih menyukai drama/film Jepang dan Korea, itu karena ada beberapa hal positif yang bisa gue ambil dari cerita tersebut.
Sebenernya gue ga mau kekaguman gue pada mereka hanya sebatas kagum saja, tapi gue pengen diri gue juga bisa seperti mereka dalam hal mencapai atau mengusahakan sesuatu. Gue bertekad untuk ke depan gue akan berusaha lebih baik lagi, gue akan bekerja lebih keras lagi mencapai apa yang gue inginkan. Sebenernya orang-orang terdekat gue (orang tua, keluarga, saudara, temen2) udah ngasih support ke gue untuk mencapai apa yang gue inginkan. Tergantung bagaimana diri gue dan sikap gue dalam mencapainya. Apalagi yang gue tunggu, hanya hambatan dalam diri gue yang harus gue lawan. Orang lain bisa, gue juga pasti bisa.. fighting!!! がんぼってください ^_^
Selasa, 09 Agustus 2011
new journey
Saat ini aku sedang menjalani perjalanan hidupku yang masih panjang, banyak harapan dan target yang belum aku capai. Ini disebabkan oleh arah dan tujuan hidupku yang belum clear dan spesifik. Target itu harus segera diusahakan karena kalau tidak aku hanya seorang manusia yang belum berguna bagi diri sendiri, apalagi untuk orang lain. Semua rencana yang telah dibuat tidak akan menghasilkan apa-apa jika aku tidak berusaha mencapainya. Waktu yang terus berjalan tidak boleh aku lalui saja dengan percuma tanpa melakukan sesuatu. Kalau aku terus mengulur waktu, menunda-nunda semua rencana itu tidak akan berhasil. Do the best.. fighting!!!! daebakk!!!
Kamis, 04 Agustus 2011
Heartstring (you've fallen for me)
Heartstring adalah salah satu drama yang sedang airing di Korea, drama tentang musikal, romance ini sangat menarik bagiku. Drama ini dibintangi oleh aktor dan artis korea yang paling aku suka, Jung Yong Hwa dan Park Shin Hye, i really like them. Aku udah ga sabar nih nunggu kelanjutan ceritanya, apalagi konflik yang akan dihadapi Lee Shin(Jung Yong Hwa) dan Gyu Won( Park Shin Hye). Aku berharap akhir drama ini happy ending, hahaha.. dan sepertinya bakalan happy ending nih..
Selasa, 17 Mei 2011
Japan Educational Seminar in Indonesia
Tanggal 14 Mei 2011, aku dan Dratia eka fajarani pergi mengikuti acara seminar ¨Japan Educational Seminar¨ di univ. al Azhar Jakarta. Saat yang bersamaan juga ada acara FPP, acara FPP ini aku masuk kedalam bph(badan pengurus harian), tapi karena aku lebih tertarik di seminar ini maka aku kabur dengan terhormat, yang artinya sudah disetujui oleh kak ana (wakil ketua panitia). Mungkin memang aku bukan orang yang bertanggung jawab, tapi aku lebih butuh acara JES ini untuk masa depanku.
Acaranya terdiri dari pengenalan belajar di Jepang untuk program kelas internasional dan simulasi dosen dalam mengajar di kelas internasional ini. Acara ini diisi oleh 13 universitas yang ada di Jepang. Disana stand-stand dari universitas tersebut memberikan informasi mengenai universitas mereka. Umumnya yang memberikan informasi tersebut adalah profersor dan para stafnya yang secara langsung memberi informasi. Tentu saja tidak ada yang bisa menggunakan bahasa indonesia. Stand yang pertama kita kunjungi adalah Tohuku University, Nagoya University, Kyoto university, Doshisa University, Chiba University, Japan Embassy.
Pengalaman yang menarik adalah saat kita di stand kyoto university karena salah seorang dosen tersebut memiliki wajah Indonesia tapi tidak bisa berbahasa Indonesia. Dan yang paling menarik lagi adalah saat kita di stand Doshisa University, karena salah satu dari dosen Doshisa university menawarkan kita untuk menanyakan hal-hal yang ingin kita ketahui ¨anything¨ kata beliau. Dengan menggunakan bahasa Indonesia yang terbata-bata, saya dan tia menanyakan tentang beasiswa, bagaimana mendapatkan beasiswa, dan sesuatu yang ingin diketahui, termasuk kenapa bapak tersebut bisa berbahasa indonesia, dan ternyata beliau sudah pernah tinggal di Indonesia selama 4 tahun dan bekerja di dubes Jepang. Dan kesalahan yang sangat tidak lucu itu adalah kita tidak menanyakan siapa nama beliau. Bapak itu juga menanyakan dimana kita kuliah, dan tujuan studi ke Jepang itu untuk S1 atau melanjutkan S2. Dan kita juga menanyakan bagaimana cara mendapatkan beasiswa untuk studi ke Jepang. Saya menceritakan studi saya sekarang ini di kesehatan masyarakat dalam bidang kesehatan dan keselamatan kerja, lalu dosen tersebut mengatakan bahwa itu sangat bagus, jurusan tersebut banyak dibutuhkan di Jepang tapi dari stand yang kita kunjungi hanya 1 universitas (Tohuku) kalo ada yang jurusan K3. Itupun saya dapat keterangan karena yang ada di stand tersebut ada ibu yang berasal dari Indonesia sedangkan menurut saya universitas yang lain itu mungkin ada tapi bukan K3 nama jurusannya, mudah-mudahan saya mendapat jurusan apa yang saya inginkan. Menurut saya bapak tersebut sangat baik kepada kita, mau meluangkan waktunya untuk mengobrol dengan kita dalam waktu yang cukup lama. Saat kita mengobrol, datanglah wartawan The Daily Jakarta Shimbun, wartawan tersebut sangat ramah sekali, dan sangat charming, bahkan saya dan tia terpesona melihat wajah dan senyum yang manis dari wartawan tersebut. Wartawan tersebut cukup lama mewawancarai sang bapak. Saat ryosuke( nama wartawan tersebut) mewawancarai sang bapak, kita melirik-lirik data wartawan tersebut. Golongan darahnya AB, bekerja di Indonesia sampai 2012, dan yang lebih parah kita menghafalkan nomor wartawan tersebut , hhaa sampai segitunya. Tapi saya akui baru kali ini saya ketemu orang jepang dengan wajah yang menarik dan cute banget wwaaa... Lanjut ke percakapan bapak tadi, saat bapak tahu kalo kita dari UI, beliau dengan spontan menjawab ¨ooh, pintar sekali dong¨, saat beliau bertugas di embassy, beliau sering berkunjung ke UI. Dan beliau juga menanyakan apakah kita bisa berbahasa Jepang, aku jawab iya tapi sedikit, karena aku pernah belajar bahasa Jepang saat High school. And, beliau meminta saya untuk perkenalan menggunakan bahasa Jepang, awalnya aku malu-malu, dan bapak itu mengatakan bahwa tidak usah malu-malu. Dan akhirnya aku memperkenalkan diri menggunakan bahasa Jepang, saat yang bersamaan wartawan tersebut masih di tempat kita berbincang-bincang. Dia memperhatikan saat aku memperkenalkan diri. Dan menurut aku, kakak wartawan itu mengerti bahasa Indonesia tapi cannot speak. Setelah beberapa saat, karena tidak ada topik yang dibicarakan lagi maka kita berpamitan. Tapi sebelum itu, dengan memberanikan diri aku meminta alamat email atau kontak yang bisa berkomunikasi dengan bapak tersebut. Lalu beliau memberi kartu namanya pada kita, senangnya, Bapaknya baik sekali. Dan yang sangat kita sayangkan adalah kita tidak sempat berfoto dengan bapak atupun wartawan tersebut. Dan pesan bapak yang saya ingat dari beliau adalah yang paling penting adalah bahasa Inggris harus maksimal. Saya sangat senang dengan acara ini selain bertemu langsung dengan orang Jepang dan bekerja di universitas tersebut, kita juga harus menyadari bahwa bahasa tersebut sangat penting. Semoga saya bisa bertemu dengan bapak dosen itu lagi.
Sabtu, 07 Mei 2011
Memelihara Hati
Mario Teguh Golden Ways @ Metro TV
Minggu, 1 Mei 2011 pukul 19.00 WIB
Orang yang lari dari masalah dia akan bertemu dengan masalah yang sama, karena Tuhan menginginkan kita lebih kuat dari masalah itu. Cara memperbaiki kesalahan buruk orang kepada kita adalah jauhkan mata dari melihat yang buruk, berbicara buruk. Karena tidak mendengar sesuatu yang buruk itu membuat hati lebih bersih. Hati adalah wajahnya jiwa, hatinya baik berarti jiwanya baik. Kebahagiaan tidak datang dari terpenuhinya keinginan tapi dari mensyukuri apa yang ada.
Masa depan itu panjang, potongan terdekatnya adalah waktu.
s1 : diri kita sendiri (dapat berubah)
s2 : diri sebagi tampilan kepada orang lain
s3 : diri kita dilihat oleh orang lain.
Kegembiraan adalah pengindah wajah dan pengawet kemudaan.
Langganan:
Postingan (Atom)
