RSS

Senin, 28 Februari 2011

Renungan diri

Pernahkah kamu berpikir, kalau sebenarnya orang-orang disekitarmu memang sayang kepadamu? Maka cobalah renungkan kalau ternyata orang yang ada disekitarmu sangat sayang kepadamu. Termasuk ibu dan bapak kamu, jangan pernah kamu berpikiran bahwa jika ibu atau bapak kamu marah itu berarti beliau tidak sayang kepadamu. Tapi sungguh beliau marah karena beliau sayang kepada kita, selalu menasehati kita supaya menjadi orang yang terbaik dimuka bumi ini.
Jika seandainya kamu pergi jauh dari ibu dan bapak, apakah kamu tidak rindu kepada beliau? Apakah kamu pernah mengingat beliau? Dan apakah kamu tidak merasakan bahwa beliau rindu kepadamu? Setiap hari memikirkanmu, setiap jam mengkhawatirkanmu, setiap menit terus bertanya bagaimana keadaanmu, setiap detik mendoakanmu, memohon kepada Allah SWT agar kamu dijaga oleh Sang Khalik, memohon agar kamu dimudahkan rezekinya. Mereka sungguh rindu kepadamu, tapi demi mencapai cita-citamu mereka ikhlas melepasmu pergi jauh dari mereka. Mereka berharap agar kamu menjadi orang yang berguna dimanapun kamu berada.
Suatu hari, karena mereka rindu kepada kamu. Untuk melepas rindu mereka, mereka menelpon kamu, hanya untuk mendengar suara kamu. Sewaktu di telepon, kamu sedang mengerjakan sesuatu. Kamu tetap menjawab telepon itu tapi dengan hati yang kesal, padahal mereka ingin sekali mendengar suaramu, menanyakan keadaanmu hanya dalam beberapa menit saja. Tapi kenapa kamu masih kesal terhadap mereka? Apakah kamu tidak rindu kepada mereka? Apakah kesuksesan yang selama ini kamu raih adalah usaha dari kamu sendiri? Tidak, mereka sangat berperan banyak dalam usaha kamu menuju sukses itu, mulai dari merawat, mendidik, menyekolahkan kamu, dll. Itu semua merekalah yang melakukannya, usaha yang mereka lakukan sangat besar sehingga kamu dapat menjadi seperti ini sekarang. Dimana rasa terima kasihmu kepada mereka? Apakah kamu bisa membalas usaha yang telah mereka lakukan? Tentu tidak, tapi kenapa hanya menjawab telepon saja kamu kesal? Apakah kamu hidup sendiri di dunia ini?
Cobalah renungkan, kalau ternyata mereka bersama Allah SWT yang bisa menjadikan kamu seperti sekarang. Mereka rela dihina, dicaci maki demi membela kamu. Mereka rela tidak tidur, tidak makan untuk memenuhi keinginan kamu. Tapi kenapa kamu tidak bersyukur? Cobalah untuk bersyukur dengan segala apa yang ada sekarang. Jangan pernah mengeluh, jangan pernah sekali-kali menyalahkan mereka. Bayangkanalah kesungguhan mereka dalam merawt kita dengan penuh pengorbanan. Tiap malam beliau menangis, menangis memohon doa kepada Allah SWT agar kamu memperoleh yang terbaik. Apakah kamu setiap menit mendoakan mereka? Berikanlah mereka kebahagiaan yang pantas mereka dapatkan dari kamu. Doakanlah mereka agar mereka mendapat kebahagiaan walaupun itu tak sebanding dengan apa yang mereka berikan kepada kita.

Minggu, 27 Februari 2011

jalan-jalan ke Tmii

Hari ini tanggal 26 Februari 2011, aku dan temanku Dratia Eka Fajarani pergi ke kota wisata TMII, ide ini awlanya dari mbak tia ( pangggilan untuk dratia) yang malam sebelumnya minta hari ini jalan-jalan. Lalu paginya mbak tia minta lagi, ¨muthi, jalan-jalan yuk..¨ aku jawab iya, ayo. Tapi mau jalan-jalan kemana? Mbak tia balik nanya,¨ kemana yaa?¨ aku jawab, ke TMII aja yuk.. yuk. Lalu kita siap-siap, dan berangkat sekitar jam setengah sepuluh, kita naik angkot yang kebetulan di kampus aku itu jalur angkot yang menuju TMII lewat jalur tersebut. Perjalanannya itu kurang lebih setengah jam dan kebetulan ga terlalu macet. Awalnya kita belum ngomong ke pak sopir angkot kalau kita mau ke TMII, dan setelah melewati Pasar Rebo, akhirnya aku memberanikan diri ngomong ke pak sopir kalau kita mau ke TMII. Dan tidak lama setelah itu kita sampai di TMII.
Dan ternyata tiket masuk ke TMII tidak mahal, harganya Rp 9000,- per orang untuk pejalan kaki ( kita kan termasuk pejalan kaki hhe..) dan setelah masuk tempat yang pertama kita kunjungi itu adalah teater Keong Mas. Sungguh kita sangat bersyukur jalan-jalan kali ini karena di sana itu have fun banget, bisa merefresh pikiran yang lagi suntuk karena disana banyak tersedia fasilitas, seperti sewa sepeda, mobil, motor, becak, dll. Setelah dari Keong Mas, kita mengunjungi semua miniatur dari masing-masing provinsi,, woow.. disana indah sekali, subhanallah,senang banget deh. Saat mengunjungi miniatur rumah adat masing-masing provinsi, kita melihat banyak yang memakai sepeda, akhirnya karena ingin mencoba, kita menyewa sepeda, kita menyewa yang p**i*on, kita menyewa seharga Rp20.000,- untuk satu jam, dan ternyata sepedanya lumayan berat, trus sewaktu kita keliling itu ternyata ada rental sepeda yang lain juga dan kayaknya lebih ringan dari yang kita sewa,,huft..tapi ga apa apa deh, dari awal emang ga liat.
Trus kita pergi ke taman bunga dan museum suku asmat, dan ternyata pake bayar tiket masuk, ya udah deh, ga terlalu mahal ko, Rp5.000,-. Di museum suku asmat kita foto-foto dan agak serem juga siyh didalam museum, hhe. Dan kita juga pergi ke istana anak,, hehe disan kita juga foto bareng badut yang lucu. Dan tempat terakhir yang kita kunjungi adalah Museum Keprajuritan Indonesia, disana ada patung tokoh-tokoh pahlawan. Karena sudah mulai sore dan objek wiatanya sudah banyak yang tutup maka kita pulang dengan hati yang senang, alhamdulillah. Setelah dari TMII kita langsung menuju rumah om aku yang tinggal di Depok, sampai disana udah magrib. Ketika ngobrol pa angah (panggilan untuk om) mengatakan kalau kakakku masuk rumah sakit lagi, karena kepalanya infeksi lagisetelah kecelakaan beberapa bulan yang lalu. Memang kakakku orangnya keras kepala,sedikit manja, jadi untuk disuruh minum obat saja sangat susah. Setelah itu, kita ngobrol tentang yang lain, pa angah ngomong, stay for your future. Jadi tidak usah tergoda dengan hal-hal yang tidak perlu dulu. Melakukan sesuatu tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Tentang beasiswa, pa angah juga ngomong, di dalam hal itu, ada proporsi dari aku, dari pa angah, dan dari Abi. Disinilah peran abi untuk sekarang, jadi semuanya sudah di back up. Jadi jangan katakan kalau itu tidak ada peran dari orang tua walaupun orang tua aku jauh. Karena kita tidak tau usaha apa yang telah dilakukan, hanya Allah yang tau, mungkin saja abi berdoa tiap malam, tahajjud tiap malam. Ya, aku sangat bersyukur sekali karena Allah sangat sayang kepadaku. Kalau tidak, aku minta pertolongan kepada siapa lagi selain Allah. Thanks God.

Jumat, 25 Februari 2011

liburanku

Setelah selesai ujian akhir semester di tahun pertama aku menduduki bangku kuliah, ya alhamdulillah hasilnya naik menurutku untuk semester pertama ini. Pada waktu liburan ini aku belum melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi diriku dan untuk masa depanku. Padahal liburanku kali ini lumayan panjang selama 1 bulan. Rencananya sih liburanku kali ini aku mau melakukan kegiatan yang bermanfaat, waktu ku tidak terbuang dengan percuma. Tetapi sampai sekarang sudah berjalan hampir dua minggu, aku belum melakukan kegiatan apapun yang menurutku bermanfaat. Padahal inilah waktu yang menurutku tepat untuk bisa mengembangkan potensiku. Apa gunanya liburan selama ini kalau hanya bengong, ya Allah tolonglah aku, berikan aku kegiatan yang bisa memberiku kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Dan liburanku tinggal hanya dua minggu lagi, jika aku punya sesuatu hal yang berguna 2 minggu itu akan terasa singkat sekali.
Selama liburanku yang kosong ini, aku berteman bersama dua bocah yang lucu, ya sepupuku sendiri. Aku menyuapi mereka makan, mengajak mereka main. Dan terkadang kedua bocah ini menyebalkan bagiku bagaimana tidak kedua bocah ini hampir setiap hari berantem, dan itu sangat menjengkelkan di telingaku. Mereka berantem ga hanya pake fisik tapi juga suaranya yang memekakkan telingaku.hhhuuft..apalagi kalo sedang bermain suaranya itu lho ga nahan ditelingaku, rasanya telingaku mau pecah kalo mereka berantem dan main. Badannya mungil-mungil tapi suaranya duuhhh ga tahan gue, rasanya gue juga ingin berteriak agar mereka diam..tapi ga mugnkinlah, artinya aku harus bersabar menghadapi kedua bocah ini. Dan terkadang aku ga bisa bersabar,, ya Allah. Dan terlebih lagi ketiga sepupu ku ini yang paling gede cewe kelas 5 SD , pada suka sinetron,,waduuhhh.. dan yang ga lucu itu, kedua bocah ini juga sangat suka sinetron. Duh gimana aku ga sebel, aku mau ganti siaran aja ga bisa, harus indosiar terus kalo ga sctv. Dan sepupu yang paling kecil ini tangannya ga bisa diam. Apapun yang dilihat selalu diacak-acak, bahkan barang-barangku juga diacak-acak duuh.. dan juga laptop aku ini juga ga bisa dibiarkan terletak begitu saja. Dan yang kakaknya seenaknya aja memakai barang orang dan kadang dia juga memaksa padahal itu barang-barangku, dan dia hobi banget mengatakan orang dengan kata-kata yang jelek..ampuun deh. Ooh..ya Allah, mudah2an nantinya mereka jadi anak yang sholeh dan sholeha, dan aku juga ingin punya anak yang sholeh dan sholeha, yang pastinya harus mengajari anakku hal-hal yang baik dan berguna.
Nah, seandainya liburanku ini aku isi dengan belajar masak, les, mengajar,dll. tentu sangat bermanfaat untuk kehidupanku masa yang akan datang.karena sebagai perempuan, kita juga dituntut untuk serba bisa. Memang sebagai seorang perempuan kita juga dituntut untuk bersabar karena ujian yang dihadapi itu tidak sedikit tetapi bagaimana kita menyikapinya dengan iman yaitu salah satunya dengan bersabar.
Itulah sebagian dari cerita sehari-hariku saat liburan,dan terkadang aku kesal dengan itu. Ya sebenarnya tidak harus kesal tapi nikmatilah itu semua karena ada hikmah yang bernilai dibalik itu semua. Mungkin bukan sekarang tapi nanti di masa depanku..

Minggu, 13 Februari 2011

tentang aku

tentang aku..

tentang aku..

 
Copyright my life 2009. Powered by Blogger.Designed by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul .